setelah mengetahui beberapa jenis foto, sekarang waktunya untuk mengetahui
teknik-teknik dasar dalam memotret agar dapat menghasilkan hasil foto yang tinggi akan karya seni. Untuk itu beberapa
teknik dasar harus dikuasai seorang fotrografer agar mendapatkan foto yang
baik.
Focusing
Istilah focusing dalam fotografi
adalah proses penajaman imaji pada bidang tertentu suatu obyek pemotretan.
Focusing adalah teknik paling dasar tetapi begitu penting, karena untuk
mendapatkan gambar yang tajam dan jelas kita harus melakukan focusing secara
tepat. Pemilihan bidang atau titik tertentu dalam suatu obyek foto akan
menentukan kesan “kedalaman” pada sebuah foto. Obyek yang akan kita hadapi
dalam pemotretan tidak hanya sekedar benda diam saja, tetapi kita juga akan
dihadapkan pada benda bergerak (misalnya foto olahraga), hal ini akan
berpengaruh pada tingkat kesulitan dalam focusing. Untuk tahap pembelajaran,
lakukanlah focusing pada benda diam dahulu hingga kita memahami tehnik focusing
dengan tepat.
Pengaturan Speed
Proses pembakaran negatif di
dalam kamera untuk mendapatkan imaji tertentu dipengaruhi oleh cara kerja dan
kecepatan rana kamera. Kita bisa menentukan kecepatan rana saat pembakaran
dengan pengaturan speed. Semakin tinggi speed (high speed) yang kita pakai maka
akan semakin cepat pula rana bekerja dan sebaliknya, semakin rendah speed (low
speed) yang kita pakai maka akan semakin lambat pula rana bekerja. Dalam dunia
fotografi terdapat istilah pencahayaan normal (normal eksposure), pencahayaan
rendah (under eksposure) dan pencahayaan tinggi (over eksposure). Pencahayaan
normal adalah dimana kita menentukan speed dan diafragma yang tepat untuk
mendapatkan gambar seperti pada keadaan obyek foto yang sebenarnya. Over
eksposure (pencahayaan tinggi) adalah kompensasi pada pengaturan speed untuk
mendapatkan intensitas pencahayaan yang lebih banyak daripada pencahayaan
normal dan gambar yang dihasilkan pun lebih terang daripada kondisi aslinya.
Under eksposure (pencahayaan rendah) adalah kompensasi pencahayaan pada
pengaturan speed untuk mengurangi intensitas cahaya dibawah pencahayaan normal.
Under eksposure sering digunakan ketika kondisi cahaya dalam pemotretan terlalu
keras sehingga pengkompensasian akan diperlukan untuk mendapatkan gambar yang
lebih maksimal.
Pengaturan Diafragma
Sebuah foto yang menarik adalah
dimana foto tersebut terdapat dimensi ruang atau kesan kedalaman. Fasilitas
diafragma pada lensa kamera berperan penting dalam mengatur pemisahan antara
bidang background dan obyek utama. Diafragma juga menetukan seberapa luas ruang
tajam pada foto. Semakin kecil bukaan diafragma semakin luas ruang tajam yang
bisa kita dapatkan dan semakin besar bukaan diafragma maka semakin sempit ruang
tajam dalam foto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar